Menemukan Target Pasar yang tepat sasaran


Pernah nggak anda membayangkan, ada tempat ngopi yang harganya mahal, tapi tetap digemari oleh banyak orang?, sedangkan ada tempat ngopi yang harganya jauh lebih murah, tapi kurang digemari.

Salah satu kuncinya tempat ngopi tersebut dapat menjangkau audiensnya lebih baik,. bagaimana caranya untuk menjangkau audiens yang lebih baik?

di tulisan sebelumnya kita sudah membahas tentang talent yang dibutuhkan untuk melakukan aktifitas marketing. sekarang kita akan membahas tentang target audiens, dan bagaimana caranya kita dapat menjangkau audiens yang tepat untuk menjangkau bisnis anda?

Apa sih target audiens dan seberapa pentingnya memiliki audiens yang pas untuk produk dan service anda?

Target Audiens bisa kita sebut dengan Customers. setiap bisnis memiliki customer yang berbeda-beda. oleh karena itu anda harus tahu betul siapa calon pembeli dan pemakai jasa anda?

cara yang dapat anda lakukan adalah Lakukan Survei dan Riset Pasar. lalu informasi apa yang bisa anda lakukan untuk melakukan survei dan riset pasar?. ada 2 informasi yang dapat anda lakukan ketika anda melakukan survei atau riset pasar.
  1. Demografi
    Untuk demografi anda dapat mengkategorikan costumer anda dari segi usia, jenis kelamin, tingkat pendidikan, tingkat pendapatan atau lain-lainnya.
    contohnya: ketika anda memiliki coffee shop, apakah mayoritas costumer anda laki-laki atau perempuan?, untuk harga coffee apakah costumer anda memiliki tingkat pendapatan yang tinggi atau rendah?
    Jika disimpulkan, Demografi dapat melihat customer secara umum dan luas.
  2. Persona
    Untuk persona, anda dapat membagi costumer anda dari sisi hobi, karakter atau rutinitas.
    Contohnya pada coffee shop anda, apakah customer anda penikmat kopi sejati atau hanya sekedar nogkrong-nongkrong dengan teman.
    jika disimpulkan, Persona dapat melihat customer anda secara khusus dan mendalam.
Nah, stelah anda mengetahui target audiens anda, ada baiknya anda mengetahui dan mempelajari tingkah laku customer anda di dunia digital.

Ada 7 poin yang akan anda pelajari;
  1. Jenis Perangkat Digital
    Apakah Customer anda melakukan aktifitas online melalui laptop, tab atau ponsel?
  2. Sistem Operasi
    Apakah customer anda banyak menggunakan android atau IOs?
  3. Waktu Online
    Apakah Customer anda sering online di pagi hari, siang hari atau malam hari?
  4. Frekuensi Online
    Apakah Customer anda menghabiskan waktu di internet selama 3 jam, 5 jam atau lebih?
  5. Konten Digital Favorit
    Apakah Customer anda menikmati konten olahraga, kesehatan, musik, keuangan dan lain-lain?
  6. Jenis Bahasa
    Apakah Customer anda menikmati konten yang berbahasa inggris atau berbahasa indonesia?
  7. Gaya bahasa
    Apakah Customer anda menikmati bahasa yang kaku atau bahasa yang casual?
Nah, dari 7 poin diatas, anda sudah bisa menyimpulkan produk apa yang ingin anda tawarkan kepada customer anda.

Setelah anda memiliki target audiens anda, anda harus mengukur apakah anda sudah memiliki target audiens yang benar atau belum? ada 2 indikator.
  1. Engagement Rate
    Cara untuk mengukur ketertarikan audiens anda pada produk anda. misalhnya anda melakukan aktifitas di sosial media. engagement rate dapat dilihat dari berapa orang yang like, comment dan share konten anda.
  2. Conversation Rate
    Cara untuk mengukur seberapa banyak audiens yang melakukan aksi terhadap aktifitas marketing anda. misalnya untuk coffee shop, dari iklan yang anda tayangkan, berapa orangkah yang datang ke coffee shop anda.
demikianlah pembahasan kita tentang target audiens dan bagaimana mengukur kesuksesan target audiens anda.

di tulisan selanjutnya kita akan membahas tentang Channel digital marketing website dan landing page.

Artikel Selanjutnya
Belum Ada Komentar :
Tambahkan Komentar
Comment url
Post Terkait :
Bisnis,Digital Marketing